Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Kesehatan Perempuan’ Category

Penanganan Kondisi Gawat Darurat
Billy N. <billy@KonsulSehat.web.id>

Kegawatdaruratan terhadap kesehatan manusia adalah hal yang sering terjadi di mana saja & kapan saja, bahkan sering kali terjadi secara tiba-tiba akibat berbagai musibah. Ketika keadaan tersebut terjadi, banyak orang di sekitar penderita merasa panik & bingung bagaimana cara menolong penderita, sementara di dekatnya tidak ada tenaga kesehatan yang dapat menolong.
Hal ini sebenarnya dapat diatasi jika masyarakat mengetahui & terlatih untuk memberikan pertolongan pertama atau bantuan hidup dasar terhadap keadaan gawat darurat kesehatan. Dengan mengetahui atau telah terlatih untuk melakukan bantuan hidup dasar tersebut, masyarakat dapat menolong penderita yang mengalami kegawatdaruratan kesehatan tanpa perlu merasa panik atau bingung.
Sangat disarankan untuk mengikuti ceramah atau pelatihan bantuan hidup dasar (basic life support) yang banyak diadakan oleh berbagai kalangan ataupun menjadi bagian pelatihan di kelompok pecinta alam, palang merah remaja, atau pramuka. Kelompok masyarakat juga dapat meminta pada dokter/perawat untuk memberikan ceramah/pelatihan mengenai bantuan hidup dasar.
Apapun penyebab kegawatdaruratan pada penderita, usahakan segera singkirkan penderita dari penyebabnya & bawa penderita ke tempat yang aman sebelum ditolong. Terkecuali, jika dicurigai penderita mengalami patah tulang leher atau punggung, maka penderita jangan dipindahkan/digerakkan tanpa instruksi dari tenaga kesehatan untuk mencegah kematian mendadak atau kelumpuhan akibat terganggunya jaringan saraf di tulang belakang.
Yang harus diingat, jangan sampai penolong menjadi ikut menjadi korban. Amankan diri sendiri & tempat menolong terlebih dahulu sebelum memberikan pertolongan. Misalnya jika penderita tersengat listrik, pastikan aliran listrik telah dimatikan. Jika penderita mengalami kecelakaan lalu lintas, bawa penderita ke tepi jalan terlebih dahulu sebelum mulai ditolong.
… baca kelanjutan tulisan ini di www.konsulsehat.web.id
(c)KonsulSehat

Read Full Post »

Mengenal Kelainan-kelainan pada Payudara
Billy N. <billy@KonsulSehat.web.id>

Kanker payudara adalah salah satu kanker yang paling banyak menyerang perempuan selain kanker leher rahim, sehingga penyakit ini sering menjadi ketakutan besar bagi banyak perempuan, terutama bagi mereka yang mengeluhkan ada benjolan di payudaranya.
Penyakit yang dapat menyerang payudara dapat dibagi 2 bagian besar, yaitu jinak & ganas. Sebenarnya, kanker payudara hanyalah 1 dari banyak penyakit yang dapat menyerang payudara. Benjolan di payudara belum tentu disebabkan oleh kanker, justru sebagian besar benjolan di payudara adalah bersifat jinak & tidak menyebabkan hilangnya payudara atau kematian, bahkan ada yang tidak memerlukan pengobatan apapun.
Gejala/kelainan dari penyakit yang umum terjadi di payudara adalah: benjolan, nyeri, perubahan warna kulit, pembengkakan, rasa panas/terbakar, perubahan bentuk/ukuran yang di luar kewajaran, puting melesak ke dalam, keluar cairan (selain air susu pada saat menyusui) dari puting, atau benjolan di ketiak. Gejala/kelainan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai penyakit & belum tentu disebabkan oleh penyakit yang berat atau keganasan (kanker). Untuk kepastiannya, jika menemukan salah satu dari gejala/kelainan tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter langganannya.
Beberapa gejala/kelainan umum dari penyakit di payudara akan dijelaskan di bawah ini:

Benjolan
Benjolan di payudara dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit, tetapi sebagian besar adalah benjolan jinak. Namun, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika ditemukan adanya benjolan saat pemeriksaan payudara sendiri secara rutin untuk memastikan apakah benjolan tersebut jinak atau ganas. Dokter dapat menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan USG atau mammografi untuk lebih dapat memastikan penyakit yang menyebabkan benjolan tersebut. Atau jika dirasa perlu, dapat dilakukan pengambilan contoh jaringan melalui biopsi & diperiksa dengan mikroskop yang dapat membedakan apakah benjolan tersebut jinak atau ganas.
Benjolan dapat berbentuk padat (fibroadenoma/FAM, lipoma, dst) atau berisi cairan (kista). Untuk benjolan yang jinak, sebenarnya tidak diperlukan pengobatan apapun. Jika benjolan terasa mengganggu atau terus membesar, dapat dilakukan operasi pengangkatan atau penyedotan jika benjolan berisi cairan.

Nyeri

Nyeri payudara terdiri dari yang hilang timbul, terus menerus, atau hanya nyeri ketika disentuh. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak hal, paling sering disebabkan oleh perubahan hormonal pada siklus haid normal, penggunaan KB/kontrasepsi/obat hormonal, atau pada kehamilan. Nyeri juga dapat muncul jika ada benjolan, infeksi, atau kanker di payudara. Namun, kanker payudara jarang menimbulkan rasa nyeri.
… Baca kelanjutan tulisan ini di http://KonsulSehat.web.id
(c)KonsulSehat.web.id

Read Full Post »

Nyeri Haid

Nyeri Haid
Billy N. <billy@KonsulSehat.web.id>

Perempuan dewasa yang normal & sedang tidak hamil pasti mengalami haid sebagai siklus rutin kira-kira setiap bulan. Jarak antar haid & lamanya haid yang normal bervariasi di setiap perempuan. Selama haid, ada hal lain yang timbul yaitu nyeri haid, meskipun tidak semua perempuan yang haid akan mengalami nyeri. Rasa nyeri haid juga bervariasi kekuatannya di setiap perempuan, kadang biasa saja, kadang sampai mengganggu aktivitas atau tidak tertahankan sehingga perlu meminum obat pengurang rasa nyeri.
Nyeri haid, yang secara medis disebut dismenore, yang biasanya muncul saat sebelum haid dimulai atau pada saat awal haid biasanya adalah hal yang wajar, sehingga tidak ada kelainan apapun yang ditemukan jika diperiksa. Nyeri haid yang normal biasanya disebabkan oleh kontraksi rahim saat haid.
Namun, kadang nyeri haid juga ditimbulkan oleh beberapa penyakit, misalnya endometriosis, infeksi jalan lahir/panggul, atau kista di ovarium. Jika dalam pemeriksaan dokter langganan Anda menemukan salah satu dari penyakit tersebut, konsultasikan apa pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengobatinya.
Untuk nyeri haid yang normal, keluhan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan berbagai macam cara. Dimulai dengan menggunakan kompres handuk/botol hangat di atas perut atau mandi air hangat.
… Baca kelanjutan tulisan ini di http://KonsulSehat.web.id
(c)KonsulSehat.web.id

Read Full Post »

Kiat Hindari Kanker Payudara
Maria A.W.
RS Kanker Dharmais

Pemeriksaan payudara sendiri (sadari) bisa menghindarkan wanita dari kanker payudara. Dengan mengenal payudara sendiri, kelainan bisa dideteksi secara dini.
Kanker payudara merupakan kanker kedua terbanyak yang diderita wanita, 60-80 persen penderita kanker datang ke rumah sakit pada stadium lanjut (III) & sudah sulit diobati. Kalau diketahui lebih dini, kemungkinan penyembuhan total lebih besar.
Ada tiga pemeriksaan dini untuk payudara yang saling melengkapi, yaitu sadari, pemeriksaan fisik oleh dokter serta mamografi & USG.
Sadari sebaiknya dilakukan secara rutin setiap bulan sejak usia 20 tahun. Dilengkapi dengan pemeriksaan fisik oleh dokter tiap 2 tahun sejak usia 20 tahun sampai 40 tahun. Seterusnya setahun sekali. Mamografi dasar (pemeriksaan payudara dengan sinar rontgen radiasi rendah) untuk melihat adanya kelainan pada payudara sebaiknya dilakukan pada usia 35 tahun, sedangkan untuk usia di bawah 35 tahun lebih baik menggunakan USG. Kemudian diulang tiap 1-2 tahun sampai usia 50 tahun. Selanjutnya satu tahun sekali.
Dengan mamografi, kelainan yang belum teraba bisa dideteksi. Kalau mempunyai faktor risiko, mamografi bisa lebih sering. Mamografi sebaiknya dilakukan pada hari ke 7-10 setelah hari pertama haid.
Sadari dilakukan dengan pengamatan di depan cermin. Payudara dilihat dari depan, sisi kanan & sisi kiri. Dilihat bentuk & warnanya. Perlu diwaspadai adanya benjolan, perubahan warna kulit menjadi merah seperti kena radang,  tekstur kulit berlekuk atau berkerut seperti kulit jeruk. Periksa apakah puting bersisik atau mengeluarkan cairan.
Perhatikan bentuk & letak puting, apakah masih di tempatnya, bergeser, atau puting masuk tak bisa keluar. Pengamatan dilakukan pada posisi berdiri, tangan lurus di samping tubuh, kemudian tangan ke atas serta posisi tangan di pinggang dengan badan condong ke depan.
Tahap kedua adalah meraba. Posisi berdiri, tangan kanan untuk memeriksa payudara kiri & sebaliknya. Sementara tangan yang satu diletakkan di belakang kepala. Langkah pertama, dengan empat jari tekan searah jarum jam membentuk lingkaran kecil dari puting ke arah luar. Makin keluar, tekanan makin kuat.
Kedua, tekan dari atas (dekat tulang selangka) ke bawah & sebaliknya dengan tekanan bervariasi. Ketiga, tekan dari arah luar ke arah puting & sebaliknya. Dengan gerakan sama, lakukan pada posisi tidur dengan bantal di bawah punggung, satu tangan di atas kepala.
Pusatkan perhatian pada seperempat bagian atas luar, karena sebagian besar kanker terletak di daerah tersebut. Lihat juga di atas tulang selangka & di bawah ketiak. [Kompas]

Read Full Post »

Infeksi Saluran Kemih
Billy N. <billy@konsulsehat.web.id>

Rasa nyeri/perih ketika berkemih adalah keluhan yang sering dijumpai, terutama bagi anak-anak & perempuan. Penyebab paling sering dari rasa nyeri/perih ketika berkemih adalah infeksi pada saluran kemih (ISK/UTI). Infeksi ini disebabkan oleh berbagai macam kuman yang menyerang saluran kemih dari mulai kandung kemih sampai ginjal.
ISK sebetulnya bukanlah penyakit yang sulit untuk diobati, namun, jika tidak diobati dengan tepat, dapat menjadi penyakit-penyakit lain yang lebih serius, seperti batu di saluran kemih & ginjal, kencing berdarah, bahkan dapat mengakibatkan kerusakan ginjal, penyakit gagal ginjal, atau infeksi seluruh tubuh yang bisa mengancam nyawa.
ISK lebih sering terjadi pada perempuan dikarenakan saluran antara kandung kemih dengan dunia luar pada perempuan lebih pendek dibandingkan dengan laki-laki, sehingga kuman lebih mudah mencapai kandung kemih. ISK juga lebih mudah terjadi karena anus pada perempuan terletak berdekatan dengan bibir kemaluan & muara saluran kemih, sehingga kuman dari saluran cerna & jalan lahir dapat menyebabkan infeksi di saluran kemih.
Sedangkan pada anak-anak, seringkali ISK mudah terjadi karena kelainan anatomi sistem kandung kemih atau kurang baiknya kebersihan pribadi, termasuk cara cebok yang salah & kemaluan yang jarang dibersihkan dengan baik pada saat mandi atau setelah berkemih. ISK juga dapat terjadi karena penggunaan sabun yang kurang tepat sehingga dapat memicu peradangan pada muara saluran kemih.
Pada bayi & anak-anak, biasanya hanya demam yang menjadi gejala adanya ISK. Pada remaja atau dewasa, sering ditemui adanya rasa nyeri/perih sewaktu berkemih, menjadi sering berkemih, nyeri di perut bawah/pinggang, air kencing juga biasanya menjadi keruh, berdarah, atau berbau kurang sedap, demam, & keluhan sulit berkemih.
… Baca kelanjutan tulisan ini di http://KonsulSehat.web.id
(c) KonsulSehat.web.id

Read Full Post »

Haid Tidak Teratur
Billy N. <billy@konsulsehat.web.id>

Haid yang normal itu jaraknya adalah 28 hari plus & minus 7 hari, jadinya bisa dikatakan 21-35 hari, tetapi bisa juga sampai 40 hari. Haid dihitung dari jarak antar hari pertama ke hari pertama haid berikutnya, bukan jarak antar hari terakhir haid.
Jadi, kalau ‘telat 1 minggu dari bulan sebelumnya’, itu kira-kira 35-37 hari. Masih bisa dikatakan normal, selama lama & jumlahnya juga masih normal.
Lamanya haid yang normal sekitar 3-7 hari, dengan jumlah peluruhan/perdarahan total selama haid sekitar 15-250ml. Untuk perkiraan, rata-rata pembalut bisa menampung 20-30ml cairan.
Untuk mencegah infeksi jalan lahir, baiknya pembalut diganti paling lambat setiap 6 jam, biarpun darah haid yang keluar tidak banyak. Bisa diganti lebih sering jika diperlukan.
Ketika pertama kali haid, biasanya tidak langsung teratur, juga ketika akan berhenti haid (menopause). Biasanya, jaraknya lebih panjang pada remaja atau pra-menopause. Ketika mencapai kedewasaan penuh (biasanya pada usia di atas 20 tahunan), barulah siklusnya bisa dikatakan teratur.
… Baca kelanjutan tulisan ini di http://KonsulSehat.web.id
(c) KonsulSehat.web.id

Read Full Post »

Kelainan pada Cairan Jalan Lahir
Billy N. <billy@KonsulSehat.web.id>

Cairan normal yang keluar dari jalan lahir memiliki banyak fungsi, seperti:
- Pembersih jalan lahir bawah
- Melembabkan jalan lahir untuk mencegah kerusakan dinding sel jalan lahir
- Mencegah & melawan infeksi.
Berikut akan dijelaskan mengenai cairan jalan lahir yang normal & tidak normal, sehingga sejak awal Anda dapat mengenali jika terdapat masalah & dapat segera berkonsultasi pada dokter keluarga/langganannya. Adalah penting untuk mengamati perubahan terhadap cairan jalan lahir.
Cairan jalan lahir yang normal harus berwarna jernih atau putih susu, homogen, tidak berbau, & tidak menyebabkan iritasi/panas/gatal. Sedangkan jumlah cairan jalan lahir yang wajar bervariasi banyaknya sesuai siklus haid. Sedangkan yang tidak normal ciri-cirinya:
- Perubahan bau, terutama bau yang menyengat, amis, atau busuk
- Perubahan warna, seperti berwarna hijau, abu-abu, kuning, bercampur darah
- Perubahan tekstur, misalnya menjadi seperti nanah
- Merasakan gatal, terbakar, kemerahan, bengkak di daerah jalan lahir

Perubahan pada cairan jalan lahir, yang di masyarakat disebut ‘keputihan’, biasanya paling sering disebabkan oleh infeksi kuman, bisa akibat bakteri, jamur, atau parasit. Sebagian bisa ditularkan melalui hubungan seksual, misalnya gonore, tetapi bisa juga terjadi tanpa ditularkan melalui hubungan seksual, seperti infeksi bakteri atau jamur. Jika telah memiliki pasangan seksual, sebaiknya pasangannya pun diobati bersama-sama, ini untuk mencegah ‘fenomena ping-pong’.
… Baca kelanjutan tulisan ini di http://KonsulSehat.web.id
(c) KonsulSehat.web.id

Read Full Post »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.